PENCANGKOKAN TANAMAN

1. Tujuan Pencangkokan Tanaman
Untuk mendapatkan kualitas buah yang sama dengan
induknya, mempercepat proses pembuahan, dan mencangkok adalah salah satu cara
berkembangbiak yang memiliki tingkat keberhasilan tinggi.
2. Bahan dan Alat Yang Dibutuhkan
Alat-alat yg diperlukan :
1. Pisau
yg kuat dan tajam.
2. Serabut
kelapa atau plastik kresek.
3. Tali
atau karet ban dalam bekas.
4. Paku
panjang 10 cm.
5. Ember
atau apa saja media lain utk menampung air.
6. Kursi/tangga/stegger,
jika cabang terlalu tinggi.
7. Campuran tanah subur : Pupuk kandang :
serabuk gergaji perbandingan 1 per 1
3.
Langkah-langkah Pencangkokan
Langkah-langkah Pencangkokan
1. Pertama,
pastikan bahwa induk semang tanaman adalah dari varietas unggul, agar hasilnya
nanti adalah bibit unggul juga.
2. Tentukan
cabang yg lurus dan cukup besar agar nanti pohon cukup kuat untuk mandiri.
Kira-kira sebesar pergelangan tangan anak atau berdiameter 3 cm.
3. Selanjutnya,
kerat pangkal cabang menggunakan pisau. Kerat sekali lagi dari keratan pertama
berjarak sekitar satu kepalan tangan atau 5 cm.
4. Buang
kulit antara keratan tadi.
5. Setelah
kulit kayu bersih, kerok lendir/getah sampai bersih dan kayu tidak licin lagi.
6. Ambil
serabut kelapa atau plastik secukupnya ikat bagian bawah dulu.
7. Bentuk
sedemikian rupa sehingga membentuk penampung, isi dengan campuran tanah yg
sudah dipersiapkan. Isian harus cukup padat dengan cara ditekan-tekan.
8. Ikat
bagian atas serabut atau plastik dan pastikan campuran tanah tertutup rapat.
9. Buat
lubang-lubang utk pembuangan air berjarak 1 cm antar lubangnya (jika medianya
adalah plastik).
10. Siram
air sampai air menetes dari cangkokan.
Tunggulah sekitar 4-6 minggu sebelum cangkokan siap
dipisahkan dari induknya. Ingat selalu utk menyirami cangkokan setiap pagi dan
sore hari. Utk memastikan bahwa tanaman yg dicangkok sudah jadi, check apakah
sudah keluar akar yg cukup banyak, biasanya sampai menembuas plastik atau
serabut pembungkus.
Jika kondisi ini sudah memenuhi syarat, potong tanaman
dari induknya. Sebaiknya memotong menggunakan gergaji agar tanaman tidak rusak.
Kurangi daun dan ranting. sisakan beberapa lembar daun saja.
4.
Keuntungan Dan Kerugian Dari
Pencangkokan Tanaman
a)
Keuntungan Dari
Mencangkok
Ada beberapa keuntungan dari
mencangkok.diantaranya,
·
Tumbuhan hasil
cangkokan akan lebih cepat berbuah dibandingkan tumbuhan yang ditanam dari biji
·
Tumbuhan yang
dicangkok memiliki sifat yang sama dengan induknya.
·
Tingkat
keberhasilannya lebih tinggi, karena pada proses mencangkok akar akan tumbuh
ketika masih berada di pohon induk.
·
Produksi dan kualitas
buahnya akan persis sama dengan tanaman induknya.
·
Tanaman asal cangkok
bisa ditanam pada tanah yang letak air tanahnya tinggi atau di pematang kolam
ikan.
Itulah
beberapa keuntungan dari mencangkok.
b)
Kerugian Dari Mencangkok
Disamping keuntungan, terdapat juga beberapa
kekurangan/ kerugian pembibitan dengan sistem cangkok.
·
Pada musim kemarau
panjang tanaman tidak tahan kering.
·
Tanaman mudah roboh
bila ada angin kencang karena tidak berakar tunggang.
·
Pohon induk tajuknya
menjadi rusak karena banyak cabang yang dipotong.
·
Dalam satu pohon
induk kita hanya bisa mencangkok beberapa batang saja, sehingga perbanyakan
tanaman dalam jumlah besar tidak bisa dilakukan dengan cara ini.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar